Senin, 04 Mei 2009

Mencoba C4 di KL


Akhir Maret 2009 saya sempat mampir Brooklands Motor Kuala Lumpur, di show room terdapat seri termahal C6 yang benar-benar wah! Harganya untuk on the road adalah RM 400,445 atau sekitar Rp 1,2 milyar. C6 secara umum benar-benar luks, saya melihat ruang mesin ternyata bola hidrolik berwana silver dan lebih gepeng dari yang biasa kita lihat selama ini. Sistem hidroliknya tidaklah seperti CX atau BX dimana suspensi, rem dan power steering terintegrasi menjadi satu sistem hidrolik, namun sistem rem dan power steering tersendiri dan untuk suspensi dan kopling menyatu dengan satu system. Sehingga terdapat tabung minyak rem dekat master remnya, dan tabung LHM terpisah. Mungkin ini langkah perbaikan pabrikan karena problem yang sering kita rasakan dengan BX khususnya.
Iseng saya minta ijin untuk tes drive, langsung ditolak halus dengan mempersilahkan saya mencoba seri C4 yang seharga RM 168,000. Kesan saya ketika mencoba ”test drive” C4, suspensi hydropneumatik generasi III ternyata tidak selembut yang generasi I milik CX dan GS, atau generasi II milik BX. Namun sentuhan teknologi yang diterapkan benar-benar canggih dan unik. Yang paling unik, ketika saya membelokkan kemudi, yang bergerak hanya roda kemudi dan spokenya sedang bagian tengah malah statis.....kog bisa?! C4 benar-benar full drive by wire.
Kapan C4 atau C6 masuk Indonesia? Melihat harganya yang selangit, kecil harapan kita bisa menikmati Citroen seri terbaru di jalanan di tanah air. Tetapi, siapa tahu??

Th 2003 Bersama BX di Sydney




Nampaknya populasi Citroen di Sydney juga tidak terlalu banyak, dominasi marketing Toyota banyak membuat “tenggelam” mobil-mobil merek yang lain. Saya melihat hanya seri-seri lebih baru yang kadang terlihat seperti XM, Xantia, C5 dan mobil catering yang biasa pakai Citroen Berlingo (mirip dengan Peugeot Partner atau Renault Kangoo). Seri-seri yang familiar di Indonesia (GS, BX dan CX) benar-benar sudah tidak tampak , mungkin hanya milik penggemar saja. Namun, saya mendapat ”unbelieveable” rejeki ketika ke sebuah rental mobil ada BX 19 TRi th 1987 warna coklat mirip sekali dengan si Brownie (BX 16 TRS 1993 yang juara Jambore di semarang), anehnya masih pakai dashboard MK1, tetapi mesin sudah GTi?!
Ternyata BX ini kendaraan sehari-hari sekretaris manajernya  dan setelah memperkenalkan diri bahwa saya penggemar Citroen dan nego.... ternyata boleh disewa tetapi resiko mogok tidak ada pergantian waktu! Dengan spirit bonek saya langsung pilih BX ini......!! ternyata semua bola masih smooth...., tidak ada bunyi ctak-ctek dari bola tengah dan maticnya masih nyuzz! Selama lebih kurang 36 jam kembaran Brownie menemani saya tanpa ada masalah apapun.

Minggu, 03 Mei 2009

Sekilas Tentang Citroen

Jika kita menyimak berita World Rally Championship, Team Citroen selalu menjadi dominasi pemegang juara, baik pembalap untuk klasemen total dipegang Sebastian Loeb maupun konstruktornya yang saat ini memakai memakai Citroen type C4. Kalau kita menyimak komik Tintin, kita tahu si Thompson & Thompson detektif kembar selalu mengendarai Citroen seri 2 CV. Kalau kita nonton salah satu serial James Bond entah judulnya apa, maka kita lihat 2 CV kuning yang dikejar mobil Peugeot 504 yang berkapasitas mesin lebih besar namun 2 CV tetap unggul. Dan kalau kita lihat setiap hari di kampus SMP Bintang Mulia di jalan Mekar Kencana 1 Bandung, salah satu produk Citroen seri BX 16 TRS coklat keemasan setia menjadi antar jemput Kepala Sekolah.
Citroen memang lain dari pada yang lain.Apa yang unik dari mobil ini? Sebenarnya mobil Citroen adalah kreasi Andre Citroen orang Perancis, yang berwujud sebuah produk otomotif hasil karya yang dimulai lebih setengah abad yang lalu, ternyata masih terlihat dan kadang berseliweran di seputar kota Semarang, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Balikpapan atau kota-kota besar di Indonesia. Para penggemar mobil ini memiliki wadah organisasi yaitu Citroen Club Indonesia (CCI), dimana CCI terdiri dari CCI Jakarta, CCI Jabar, CCI Jateng, CCI Jatim dan CCI Borneo, dimana organisasi ini mengutamakan kebersamaan tanpa memandang perbedaan status sosial, ekonomi, golongan dsb. CCI memiliki mailing list untuk diskusi atau sharing tentang dunia persitrunan dengan menggabungkan diri secara terbuka pada fkci@yahoogroups.com.
Beberapa mobil buatan Citroen terbilang kuat, bisa diandalkan, memiliki citra yang baik serta dikenal dengan produk berteknologi unggul terutama di daratan Eropa pada masa kini, namun untuk wilayah Asia khususnya Indonesia akibat marketing dan service after sales yang kurang baik menjadikan citroen kalah populer dengan produk Jepang atau Eropa yang lain. Tetapi karena keberadaan CCI mobil citroen tetap eksis di negeri kita sampai hari ini dan menjadi salah satu mobil yang unik dan selalu menarik perhatian orang-orang di sekitar mobil tersebut. Seri Citroen yang relatif masih banyak adalah BX 16 TRS, BX 19 GTi sedangkan GS, CX, 2 CV, Dyane sudah menjadi mobil yang sangat langka untuk eksis di jalan raya.
Sejak tahun 1934, Citroen yang telah banyak melakukan inovasi, memperkenalkan teknologi terbarunya yang disebut sebagai Traction Avant. Teknologi ini menjadi pelopor mobil dengan sistem front-wheel drive atau sistem penggerak roda depan. Kemudian pada tahun yang sama, mobil buatan negeri Prancis tersebut mulai dipasarkan dan untuk mengabadikan hasil penemuan baru itu, lantas nama traction avant disandangkan pada nama produk Citroen tersebut. Tipe dan model mobil tersebut terlihat lebih maju selangkah dalam teknologi dan tampil beda. Ketika beberapa pabrikan asal Eropa lainnya baru mengenal mobil dengan chasis dan bodi terpisah, Citroen telah menggunakan teknologi monocoque yang lazim dipakai oleh beberapa mobil keluaran Amerika. Atau saat produsen mobil lain masih memanfaatkan suspensi dengan per batang, maka Citroen telah mengaplikasi pegas batang torsi dan yang lebih unik adalah sistem hidropneumatic suspension yang dikenal paling smooth di dunia. Sistem suspensi ini membuat citroen mampu berjalan dengan 3 roda dengan nornal, bisa kita bayangkan betapa tinggi tingkat kestabilan mobil ini dan jika terjadi salah satu bannya meletus suspensi hidrolik ini mampu mencegah kecelakaan yang lebih fatal. Kelebihan lain dari sistem suspensi ini mobil citroen bisa diatur secara manual ketinggian body terhadap tanah dari tuas hidrolik dalam kabin atau pada saat start secara otomatis ketinggian bodi akan menyesuaikan pada posisi yang paling smooth tapi pada saat kecepatan tinggi bodi akan otomatis pula mengatur dirinya menjadi lebih ceper sehingga handling menjadi lebih baik.
Kenyamanan dan keamanan berkendara dengan Citroen tidak kalah dengan produk dari BMW atau Mercedes. Namun dibalik kelebihan-kelebihan itu, karena teknologi dan desain khas untuk iklim di daratan Eropa mobil ini menuntut perhatian dan perawatan yang teliti bagi pemilik yang bermukim dengan iklim tropis di Asia yang relatif lebih panas, selain itu tidak semua bengkel atau mekanik mampu mengatasi permasalahan mobil-mobil produk Citroen sehingga muncul opini bahwa Citroen adalah mobil yang rewel. Problem hidrolik dan elektrik hanya mampu diatasi dengan baik oleh orang-orang yang benar-benar paham tentang karakter mobil ini, dan apabila salah penanganan akan terjadi masalah yang lebih fatal dan memboroskan biaya.
Apabila tertarik Citroen, anda mesti rajin berkonsultasi dengan citroenist-citroenist dari CCI melalui mailing list fkci sebelum membeli, mereka selalu enjoy to help! Nothing Moves You Like Citroen ….!